Rabu, 25 April 2012

Tugas - Manajemen Sumber Daya Manusia

Nama        : Mega Adha Asha
Kelas        : 2 EB 14
NPM        : 24210306
Tugas      : Manajemen Sumber Daya Manusia
Dosen      : Murthada Sinuraya


Tahap Proses Analisis Pekerjaan
J  Pengertian Analisis Pekerjaan :
Analisis Pekerjaan adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja, yang dilaksanakan dengan mengamati cara atau mengadakan interview terhadap pekerja, dengan bukti-bukti  yang benar dari supervisor. Analisis pekerjaan ini akan menghasilkan suatu daftar uraian pekerjaan pernyataan tertulis mengenai kewajiban-kewajiban pekerja dan bisa juga mencakup standart kualifikasi, yang merinci pendidikan dan pengalaman minimal yang diperlukan bagi seorang pekerja untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban dari kedudukannya secara memuaskan.

I.             Merencanakan Analisis Pekerjaan
a.    Menyebutkan tujuan dari analisis pekerjaan
ð Menyebutkan tujuan dari analisis pekerjaan adalah salah satu hal penting dalam tahap proses analisis pekerjaan, dengan adanya tujuan suatu organisasi dapat terarah dengan baik dan terorganisir. Tujuan dari analisis pekerjaan adalah mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai apa yang dilakuakan dalam sebuah pekerjaan dan kapabilitas apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut seperti yang ditugaskan.  Serta untuk memberikan pengertian tentang tugas yang terkandung dalam suatu jabatan dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk jabatan tersebut. tujuan lainya adalah analisis pekerjaan untuk merancang ulang pekerjaan-pekerjaan tertentu dalam sebuah departemen atau organisasi tersebut. Selain itu analisis pekerjaan juga bisa digunakan untuk mengubah struktur dalam bagian-bagian organisasi guna menyatukannya secara lebih baik dengan strategi bisnis. Suatu organisasi harus mengetahui secara jelas apa kegunaan hasil informasi analisis pekerjaannya tersebut.

b.    Membuat dukungan dari manajemen puncak
ð Dalam merencanakan suatu analisis pekerjaan, setiap organisasi juga memerlukan dukungan dari manajemen puncak, sehingga di buatlah rancangan membuat dukungan dari manajemen puncak seperti dukungan manajer senior sangatlah penting ketika persoalan atau konflik muncul sehubungan dengan perubahan, pergantian dalam pekerjaan atau struktur organisasional. dukungan dari tingkat manajemen tertinggi juga sangat membantu ketika muncul kegelisahan dan perlawanan dari pihak manajemen dan karyawan.


II.            Mempersiapkan Analisis Pekerjaan
a.    Menyebutkan pekerjaan dan metologi
ð Persiapan untuk analisis pekerjaan dimulai dengan menyebutkan pekerjaan-pekerjaan tersebut menurut tinjauan. Orang-orang yang akan terlibat dalam pelaksanaan analisis pekerjaan dan metode-metode yang akan digunakan serta menetapkan bagaimana seseorang pemegang jabatan dan manajer akan berpartisipasi dalam proses yang sudah di rancang sebelumnya dan seberapa banyak pekerjaan karyawan yang akan dipertimbangkan.

b.    Meninjau dokumentasi pekerjaan yang ada
ð Dalam tahap mempersiapkan analisis pekerjaan, suatu organisasi harus meninjau dokumentasi pekerjaan yang ada untuk di jadikan sebagai bayangan atau bahan pertimbangan di masa sekarang dana yang akan datang. Suatu dokumentasi pekerjaan yang ada dapat di jadikan suatu acuan atau contoh dalam melaksanakan tugas-tugas di suatu organisasi. Deskripsi pekerjaan yang sudah ada, grafik organisasi, informasi analisis pekerjaan yang sebelumnya, dan sumber-sumber lain yang berhubungan dengan industri data membantu peninjauan.
c.    Mengomunikasikan proses kepada para manajer/karyawan
ð Di dalam perencanaan mempersiapkan analisis pekerjaan harus mengomunikasikan proses kepada para manajer atau karyawan agar dapat terciptanya situasi yang baik dan nyaman dalam melaksanakan tugas di suatu organisasi. Penjelasan harus menyampaikan persoalan dan kegelisahan dasar yang dimiliki orang-orang ketika seseorang memeriksa pekerjaan mereka dengan teliti. Hal-hal yang dicakup sering kali meliputi tujuan dan analisis pekerjaan, langkah-langkah yang dibutuhkan, jadwal, bagaimana para manajer dan karyawan akan berpartisipasi, siapa yang melakukan analisis tersebut, dan siapa yang dihubungi ketika muncul pertanyaan-pertanyaan. Ketika para karyawan diwakili oleh sebuah serikat pekerja tersebut dalam peninjauan deskripsi dan spesifikasi pekerjaan untuk mengurangi kemungkinan konflik di masa yang akan datang.



III.          Mengadakan Analisis Pekerjaan
a.    Mengumpulkan data analisis pekerjaan
ð Mengumpulkan data analisis pekerjaan bertujuan untuk di jadikan data-data sebagai alat pacuan untuk melaksanakan pekerjaan. Data-data yang sudah di kumpulkan dapat di simpan untuk kelak dapat di lihat kembali apabila di perlukan dan dibutuhkan. Mengumpulkan informasi tentang latar belakang. Suatu organisai harus mengumpulkan dan mengkualifikasi data, meninjau informasi latar belakang seperti bagan organisasi, bagan proses, dan uraian pekerjaan dan dapat dilakukan dengan metode penelitian deskriptif analisis, survei, sensus, serta sample dan tekniknya dengan cara wawancara, observasi, kuisioner, dan angket. kemudian mengadakan analisis pekerjaan secara aktual dengan menghimpun data tentang aktivitas pekerjaan, perilaku karyawan yang diperlukan, kondisi kerja, dan syarat-syarat personel yang akan melaksanakan pekerjaan.

b.    Meninjau dan menyusun data
ð Setelah mengumpulkan data analisis pekerjaan, suatu organisasi harus meninjau dan menusun data tersebut dengan baik sehingga dapat di pergunakan oleh para manajer dan/atau para karyawan di suatu organisasi tersebut. Data-data yang sudah ada harus ditinjau untuk kelengkapan, dengan tindakan lanjutan yang seperlunya dalam bentuk wawancara atau petanyaan tambahan yang harus di jawab oleh para manajer dan/atau para karyawan di suatu organisasi tersebut. Penganalisis pekerjaan kemudian menyusun uraian pekerjaan, uraian jabatan, dan evaluasi pekerjaan.


IV.         Mengembangkan Deskripsi Pekerjaan dan Spesifikasi Pekerjaan
a.    Membuat konsep deskripsi dan spesifikasi pekerjaan
ð Mendeskripsikan apa yang dilakukan, mengapa pekerjaan tersebut dilakukan, dimana pekerjaan tersebut dilakukan, dan singkatnya, bagaimana pekerjaan tersebut dilakukan. komponen-komponen dari mendeskripsikan pekerjaan adalah identifikasi, ringkasan umum,  fungsi dan kewajiban yang penting, spesifikasi pekerjaan dan penolakan serta persetujuan. Setiap organisasi pasti memiliki pekerjaan-pekerjaan yang di berikan kepada para manajer dan/atau para karyawan sesuai keahlianya masing-masing. Setiap seseorang yang telah menerima pekerjaannya tersebut harus mendeskripsikan dan menspesifikasikan pekerjaannya masing-masing agar pekerjaan tersebut dapat di jalankan dengan baik serta sesuai dengan fungsi dan tujuannya masing-masing. Daftar persyaratan tenaga kerja untuk pekerjaan, yaitu syarat pendidikan, keterampilan, kepribadian, dan seterusnya, yang dibutuhkan oleh satu individu untuk melakukan pekerjaan dengan memuaskan. Serta yang ditetapkan dalam spesifikasi pekerjaan adalah Pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan, pendidikan dan pengalaman dan persyaratan fisik atau kondisi kerja.

b.    Meninjau konsep dengan para manajer dan karyawan
ð Setelah membuat konsep deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan suatu organisai harus meninjau konsep tersebut dengan para manajer dan karyawan agar dapat di sepakati bersama untuk di laksanakan sesuai prosedur yang ada agar dapat terciptanya situasi yang baik dalam melaksanakan pekerjaan tersebut. Suatu konsep dapat di katakan baik apabila sudah di persetujui oleh semua pihak yang terlibat di dalamnya sehingga konsep dapat di jalankan dengan baik.


c.    Menyebutkan rekomendasi
ð Dalam tahapan selanjutnya di Mengembangkan Deskripsi Pekerjaan dan Spesifikasi Pekerjaan adalah menyebutkan rekomendasi untuk di jadikan saran yang menganjurkan (membenarkan, menguatkan) untuk suatu tambahan atau perbaikkan suatu konsep yang telah ada dan dapat di gunakan oleh para manajer atau karyawan untuk kelangsungan pekerjaan.

d.    Mengakhiri deskripsi dan rekomendasi pekerjaan
ð Dalam mengakhiri deskripsi dan rekomendasi pekerjaan suatu organisasi harus menyudahinya dengan baik sehingga semua konsep yang ada dapat di terima oleh para manajer dan/atau para karyawan yang ada di suatu organisai tersebut.



V.           Mempertahankan dan Memperbaharui Deskripsi Pekerjaan dan Spesifikasi Pekerjaan
a.    Memperbarui deskripsi dan spesifukasi pekerjaan ketika organisasi berubah
ð Di dalam tahap selanjutnya Mempertahankan dan Memperbaharui Deskripsi Pekerjaan dan Spesifikasi Pekerjaan suatu organisasi harus memperbaharui deskripsi dan spesifikasi pekerjaan ketika organisasi berubah sehingga ketika organisasi tersebut mengalamai perubahan yang mendadak agar konsep yang ada tidak terganggu. Memperbarui deskripsi dan spesifukasi pekerjaan ketika organisasi berubah adalah sebuah system yang harus dikembangkan untuk menjaganya agar secara terus-menerus diperbarui. Seseorang dalam departemen sumber daya manusia biasanya memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa deskripsi dan spesifikasi pekerjaan tetap terkini. Satu cara yang efektif untuk memastikan bahwa terdapat tinjauan yang sesuai adalah dengan menggunakan deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan dalam aktivitas-aktivitas sumber daya manusia yang lain.

b.    Meninjau semua pekerjaan secara periodik
ð Setelah semua tahapan sudah di lakukan dan tahapan terakhir adalah meninjau semua pekerjaan secara periodik, itu semua di maksudkan untuk memantau segala kegiatan yang sudah di konsep sebelumnya dan meninjau pekerjaan yang sudah di lakukan apakah sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Dalam beberapa organisasi, para manajer meninjau deskripsi selama berlangsungnya setiap wawancara penghargaan kinerja. Tinjauan ini memungkinkan pemegang pekerjaan dan supervisor untuk mendiskusikan apakah deskripsi pekerjaan tersebut masih mendeskripsikan pekerjaan actual dengan cukup baik atau deskripsi tersebut perlu direvisi. Bagi banyak organisasi, sebuah tinjauan yang lengkap dilakukan setiap tiga tahun, atau ketika terjadi perubahan teknologi, dan dengan lebih sering ketika diadakan perubahan-perubahan organisasi.

Sumber : www.google.com


1 komentar:

  1. Assalamu Alaikum Waromatullohi Wabarokatuh…
    Saya riyadi malaysia.
    Di malaysia saya se'orang perantau, sudah 5tahun saya tidak pulang ke indonesia. di sini saya bekerja sebagai buru kasar di salah satu perusahaan pabrik pelstik di malaysia. impian saya ingin sekali punya usaha sendiri, pada suatu ketika saya tidak sengaja membuka situs (blog) Ki Sultan Agung, mendapatkan solusi cepat sukses melalui pesugihan dana hibah, ya... allhamdulillah saya tidak salah langkah, saya bisa dapat bantuan modal melalui ritual dana hibah bank gaib. terima kasih aki karna sudah siap membantu saya.
    “Usaha maju pesat dalam 1 bulan!” kunjungi Webnya di www.rajauanggaib.com

    BalasHapus